iklan tiec

 photo ec_zpsf0cetkly.gif

Rabu, 16 Mei 2018

Sempat vakum, HMJ AKK Kembali Adakan Kegiatan

Makassar,Violet- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar kembali mengadakan pengkaderan setelah 2 tahun vakum. kegiatannya diadakan di Tanjung Bayang pada tanggal 12-13 Mei 2018, namun pengkaderan tersebut menimbulkan pro dan kontra.

Pro dan kontra terjadi dikarenakan ada beberapa mahasiswa yang belum dikaderisasi dalam HMJ AKK namun menjadi panitia dan turut mengkader. 

Alasan mengambil angkatan 2015 menjadi panitia dikarenakan mereka telah penjurusan dan sudah pasti berada di AKK. Namun, sebenarnya mereka juga tetap dikader hanya saja dengan metode yang berbeda.

"AKK telah vakum dan kekurangan pengurus, maka dari itu kami mengambil kebijakan menjadikan angkatan 2015 sebagai panitia.” Ungkap Yusran MP Pada selaku Penanggung Jawab Sementara (PJS) HMJ AKK.

"Mereka dinyatakan telah dikaderisasi, tetapi metode pengkaderan mereka itu adalah dengan menjadi panitia, dan setelahnya mereka tetap bergabung dalam HMJ AKK" lanjut laki-laki berambut ikal tersebut.

Emanuel W. Lein sebagai ketua panitia mengatakan tema yang diangkat yaitu “Mewujudkan Kepemimpinan yang Profesional dan Visioner.” ia juga mangungkapkan  jumlah peserta sebanyak 12 orang dari angkatan 2016 dan 2017. Pada saat ditanyakan kendala dalam kegiatan, lagi-lagi dana yang menjadi persoalan.

Diana Mirza, S.Si., M.si selaku wakil ketua III menjelaskan dalam penyelenggaraan pengkaderan merupakan tanggung jawab dari masing-masing ketua HMJ, tugas puket III hanya memberikan support dan fasilitas, sembari membangun kembali nama STIK Tamalalatea Makassar. Namun bagi ketua-ketua sebelumnya yang telah keluar tanpa memberikan mandatnya sebagai penerus kepemimpinan maka akan diberikan  sanksi  yakni  tidak diberi izin  untuk mengikuti skripsi akibat tidak bertanggungjawab. (13/05/2018) NW/SA/WHY.

Sabtu, 12 Mei 2018

HMJ Bangkit dari Masa Vakumnya

Makassar, Violet- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kesehatan Lingkungan dan  Keselamatan Kerja (KL-KK), Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), serta Promosi Kesehatan (PROMKES)  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar, kini kembali akan melakukan pengkaderan setelah beberapa tahun vakum dari rutinitasnya.

Dari lima HMJ ada yang sudah mulai melakukan pengkaderan seperti HMJ AKK, kegiatannya dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2018, dan HMJ KL-KK yang akan dilaksanakan  pada tanggal 14-16 Mei 2018 yang sama-sama bertempat  di Tanjung Bayang.   Sedangkan untuk HMJ PROMKES sendiri juga akan melaksanakan kegiatan pengkaderan dalam waktu dekat ini, yang belum diketahui waktu dan tempatnya. Jadi bagi mahasiswa STIK TM yang ingin bergabung bisa mengambil formulir dan mendaftarkan diri disekretariat masing-masing HMJ.

Vrence D. Nauwe selaku Penanggung Jawab Sementara (PJS) HMJ KL-KK mengungkapkan bahwa pengaktifan kembali HMJ didorong oleh beberapa dosen dan pengurus HMJ itu sendiri, dengan harapan pengkaderan ini merupakan awal dari aktifnya kembali HMJ dan semoga akan jaya sepanjang masa.

"Mahasiswa yang mengikuti pengkaderan dimulai dari angkatan 2014 sampai dengan angkatan 2017 " ungkap Alan Dwi Kusuma sebagai salah satu panitia pengkaderan dari HMJ KL-KK. Rabu (9/5/2018) RS/AN

Selasa, 01 Mei 2018

Organisasi PELURU MAROS Menyambut May Day dengan Tertib dan Damai

Maros, Violet- Dalam rangka menyambut hari buruh yang jatuh pada tanggal 1 Mei di setiap tahunnya, maka Persatuan Lembaga Untuk Buruh (PELURU) Kabupaten Maros melakukan konvoi tertib dan damai sekaligus pembagian surat keputusan (SK) upaya minimum provinsi (UMP). Titik kumpulnya dalam konvoi tertib ini dimulai dari hutan kota Kabupaten Maros sampai di taman Kota Turikale Maros.

Sadikin Sahir selaku penanggung jawab lapangan menuturkan bahwa ada beberapa organisasi yang ikut serta dalam konvoi tertib dan damai ini, yakni Lembaga Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (LBP-PP Kab Maros), Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI Kab Maros), Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI Kab Maros), HPPMI Maros KOM UIN, FOKUS Maros, HPPMI Maros KOM Mandai, DPC PMII Kab Maros, Persatuan Pekerja Lokal Baruga Tukamasea (PPLBT), DPC GMNI Kab Maros, Lembaga Perberdayaan Petani, HMI Cabang Butta Salewangang.

Muhammad Akbar selaku Bendahara Lembaga Buruh Pekerja Pemuda Pancasila (LBP-PP) Kabupaten Maros mengatakan agenda May Day pada hari ini sangatlah berbeda dari tahun sebelumnya karena konvoi hari ini berlangsung aman dan terkendali serta tidak mengakibatkan kemacetan.

“Kegiatan ini juga sebagai wujud untuk menghilangkan mindset masyarakat bahwa setiap bertepatan May Day biasanya terjadi kemacetan" Jelasnya.

Adapun harapannya semoga pada May Day kali ini sebagai bentuk terlaksananya pembagian SK UMP Sulawesi Selatan agar para pekerja maupun buruh mengetahui gaji mereka berdasar kepada UMP itu sendiri, kegiatan ini pula tidak hanya sebagai momentum tapi untuk tindak lanjuti UMP tersebut karena itu merupakan hak pekerja maupun buruh.  Selasa (01/05/18) AK.

Minggu, 29 April 2018

Workshop Hypnotheraphy Pertama di STIK TM



Makassar,Violet- Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MAPERWA) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar mengadakan Workshop Hypnotherapy yang bekerja sama dengan Phinisi Training Center (PITC) Indonesia dan Self Empowerment Community (SEC) dengan tema  “Meningkatkan Skill Komunikasi Efektif” yang diikuti sebanyak hampir 50 peserta, minggu (29/04/18).

Adapun peserta yang ikut dalam kegiatan ini merupakan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar, Universities Indonesia Muslim (UIM), Politeknik Kesehatan (POLTEKES) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Panakkukang.

Andika Amu Mukin selaku ketua MAPERWA mengungkapkan keprihatinannya terhadap mahasiswa STIK TM karena yang mengikuti kegiatan tersebut hanya beberapa orang.

"Panitia mengharapkan yang dominan ikut semestinya mahasiswa dari kampus STIK TM karena diadakannya pun di kampus kita sendiri" ungkap perempuan asal flores tersebut.

AL Muhajir sebagai pemateri dalam kegiatan ini menjelaskan tujuan dari diadakannya kegiatan ini sesuai dengan tema yang diangkat yaitu untuk meningkatkan skill mahasiswa dalam dunia pekerjaan.

"Karena nanti  yang paling dibutuhkan itu adalah kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat juga untuk mengubah mindset masyarakat terhadap hipnotis itu sendiri karena rata-rata mereka berpendapat bahwa hipnotis itu untuk kejahatan" jelasnya.

Salah  satu peserta menuturkan harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini semoga para peserta dapat menerapkannya.


"Karena hypnotherapy bukan hanya untuk menolong pasien tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan serta kepercayaan dari diri kita sendiri” Ujar Siprianu Surlian. (29/4) RN.

Sabtu, 28 April 2018

Penerus Tongkat Estafet LPM Violet


Makassar, Violet- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Violet Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar melaksanakan Pelantikan Pengurus ke-XVIII periode 2018-2019 yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja (MUSKER) di aula STIK TM pada Jumat, 27 april 2018.

Tema yang diangkat kali ini ialah "Reaktualisasi dan Optimalisasi Menuju Progresif Kinerja yang Berkualitas di Lini Jurnalistik". Kegiatan ini dihadiri oleh pembina LPM Violet, senior-senior LPM Violet, mahasiswa STIK TM, dan wakil ketua III yang sekaligus melantik pengurus yang berjumlah 16 orang.

Ketua panitia Selvianti mengatakan bahwa kendala yang dihadapi banyaknya tamu undangan yang datang tidak tepat waktu sehingga kegiatan tidak terlaksana sesuai waktu yang telah ditentukan, juga ada beberapa kendala karena padamnya listrik.

"Listrik yang padam membuat tamu kepanasan dan sound system tidak dapat digunakan" jelasnya.

Ketua yang terpilih, Akmel Kemal mengharapkan kerja sama dari pengurus sekarang dan dapat membantu mengemban amanah yang diberikan.

"Harapan saya agar semua pengurus bekerja sama, saling merangkul dan  bahu-membahu untuk menjadikan violet lebih baik lagi" ujarnya.

Koordinator Steering mengemukakan agar masalah yang terjadi pada kepengurusan sebelumnya tidak terjadi lagi dan mengharapkan pengurus untuk menghilangkan rasa takut dalam membongkar kebenaran.

"Jangan pernah berhenti membongkar kebenaran, lebih kritis, dan saya menunggu gebrakan-gebrakan baru pada kepengurusan ini" tutur Sitti Wahida. (27/4) WHY.

Sabtu, 21 April 2018

Seminar Kesehatan HIMALOGI, Ketua PERSAKMI SULSEL Menjadi Pembicara




Makassar, violet- Seminar kesehatan dengan tema "Peran Mahasiswa Kesehatan dalam Mendukung Pencapaian GERMAS" yang diadakan di aula Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar pada sabtu, 21 April 2018 ini berjalan dengan lancar.

Novi Apriliani Rantelino selaku ketua panitia mengungkapkan ada beberapa kendala yang dihadapi dalam suksesnya kegiatan ini.

"Untuk persiapan acara ada beberapa kendala dikarenakan cuaca yang kurang baik, konsumsi juga agak terlambat datangnya, adapun pemateri yang sebelumnya diundang yaitu ketua Persakmi pusat yang tidak dapat hadir karena ada kegiatan lain yang tidak dapat ditinggalkan, dan yang menjadi pemateri ialah Prof. Sukri Palutturi, S.K.M., M.Kes., M.Sc.PH., PH.D " jelasnya. 

Peserta yang mendaftar lebih banyak dari perserta  yang sempat mengikuti seminar. Untuk yang tidak sempat hadir jika memiliki alasan yang dapat diterima akan diberikan sertifikat tetapi jika alasannya tidak bisa diterima maka uangnya akan dikembalikan ke peserta.

"Peserta yang hadir hanya 54 orang dan yang mendaftar kurang lebih 150 orang" lanjut mahasiswi semester 4 itu.

Diadakannya kegiatan ini agar mahasiswa paham tentang Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS), Sitti Wahida selaku Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Epidemiologi dan Biostatistik (HIMALOGI) mengungkapkan banyak mahasiswa kesehatan apa lagi di kampus kita yang kurang sekali pemahamannya tentang GERMAS".  

"Alasan diadakannya kegiatan ini dengan tema tersebut  agar para peserta mulai paham tentang GERMAS, tujuanya, dan kemudian mereka akan tahu perannya serta membuka pola pikir bahwa bukan hanya orang-orang institusi kesehatan  saja yang berperan dalam program pemerintah tetapi juga mahasiswa kesehatan" ujarnya.

"Karena peran mahasiswa kesehatan masyarakat yang paling utama ialah preventif (pencegahan)" lanjut mahasiswi yang juga menjadi ketua tingkat dalam jurusannya. 

Rosdiana sebagai salah satu peserta seminar banyak mengambil pelajaran dan manfaat dalam kegiatan tersebut.

"Seminar ini memberikan pembelajaran yang sangat bermanfaat terutama bagi diri kita sendiri dan dapat kita aplikasikan di kehidupan sehari-hari kita"

Dan ia berharap seminar seperti ini akan terus diadakan. Sabtu (21/04/18) NA/ NAS.

Jumat, 20 April 2018

Kembalinya Lembaga (MAPERWA)





Makassar, Violet- Majelis Permusyarawatan Mahasiswa (MAPERWA) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar kini kembali mengadakan pelantikan pengurus setelah beberapa tahun vakum dari kepengurusan. Pelantikan ini dihadiri oleh Ibu Diana Mirza, S.Si., M.Kes selaku Wakil Ketua III, senior-senior, dan beberapa anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang juga diundang dalam kegiatan ini pada Jumat, 20 April 2018 yang diadakan di aula kampus STIK Tamalatea.

Pelantikan kali ini mengusung tema "Membangun Eksistensi MAPERWA demi Terwujudnya Totalitas Organisasi". Tema tersebut bertujuan  untuk mengembalikan eksistensi MAPERWA yang sempat vakum.  Selaku ketua panitia,

Wahyuni menuturkan "maksud dari tema yang diangkat kita membuat eksistensi MAPERWA itu kembali".

Dalam kegiatan ini tak terdapat kendala sedikitpun semuanya dipersiapkan sebaik mungkin dengan cara membagi team work, hanya saja hambatannya dari molornya waktu kegiatan.

 "Adapun tadi terlambatnya kegiatan karena melenceng dari waktu yang di tetapkan, undangan jam 1 tapi kita mulai jam 3 kurang" lanjut perempuan asal Bulukumba tersebut.

Kepengurusan MAPERWA periode 2018/2019 yang di harapkan dapat amanah dalam jabatan masing-masing sesuai dengan komisi yang di tetapkan serta dapat membawa kembali eksistensi MAPERWA.

 "Untuk kepengurusan ini saya berharap mereka betul-betul amanah sesuai dengan bidang komisi masing-masing" Jelas Diana Mirza.

Dalam mempersiapkan kepengurusan kali ini banyak kendala yang dihadapi tetapi karena keinginan yang sangat besar untuk mempersatukan kembali UKM dan HMJ terbayarkan dengan pelantikan ini. Wakil Ketua III itu kemudian melanjutkan "kendalanya luar biasa banyak karena itu adalah sesuatu yang real, apa yang saya jalani prosesnya berbelit-belit dan itu adalah tantangan".

Andika Amu Mukim selaku ketua MAPERWA yang memiliki visi misi menumbuhkan dan merubah dinamika kampus STIK dari kevakuman agar menjadi lebih baik lagi dan memiliki harapan agar lembaga kali ini terus jaya mengingat untuk menghidupkan kembali lembaga yang telah vakum itu sangat susah penuh dengan rintangan, halangan, perbedaan prinsip, dan pendapat. "Harapan saya semoga MAPERWA kedepannya tidak mati seperti sebelumnya yang sempat vakum" tutur ketua MAPERWA tersebut. (20/04) AK, RH