iklan tiec

 photo ec_zpsf0cetkly.gif

Sabtu, 27 Oktober 2018

PENERUS TONGKAT ESTAFET UKM KLIMAKS

Makassar, Violet- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Klinik Seni Mahasiswa Kesehatan (KLIMAKS) mengadakan pelantikan pengurus periode 2018-2019 di Aula STIK Tamalatea Makassar.

Pelantikan yang dirangkaikan Raker (Rapat Kerja) dengan tema "Loyalitas Tanpa Batas guna Menjaga Eksistensi Organisasi" ini dibuka oleh Wakil Ketua III (WAKET III), Diana Mirza, S.Si., M.Kes. Dalam sambutannya ia mengatakan untuk menjaga agar KLIMAKS tetap hidup.

Astika Sari, Ketua Umum UKM KLIMAKS mengutarakan makna yang terkandung dalam tema yang di usung dan harapannya kedepan " loyalitas tanpa batas guna menjaga eksistensi organisasi adalah teman yang di usung dengan makna agar UKM KLIMAKS bisa lebih eksis dalam kampus maupun diluar kampus dengan beranggotakan 16 pengurus, semoga UKM KLIMAKS lebih baik lagi" ucapnya

Ketua panitia, Oky Arisky Pasangka mengatakan kendala yang dihadapi dalam kegiatan ini yaitu kurangnya kerjasama antar panitia. Oky juga mengungkapkan harapannya kepada ketua terpilih.
"Bisa bertanggungjawab, bisa mengkoordinir kami sebagai pengurusnya, dan tidak baperan," katanya.

Suci sebagai tamu undangan menyampaikan pesan dan kesannya " semoga bisa menjaga amanah dengan baik dan mereka bisa menjalankan tugas mereka di bidang seni," tuturnya. Jumat, (26/10/2018). (MI/AK/WHY)

Minggu, 21 Oktober 2018

LPM VIOLET GELAR DJD KE-XVIII


Makassar, Violet- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Violet Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar menyelenggarakan Diklat Jurnalistik Dasar (DJD) ke-XVIII di Benteng Somba Opu. Minggu, (21/10/2018).

Kegiatan yang diselenggarakan pada 19-21 Oktober 2018 ini diikuti oleh 24 mahasiswa STIK Tamalatea Makassar yang berasal dari angkatan 2015-2018.

Ketua panitia, Rahma Saide mengatakan tidak ada kendala yang dihadapi mulai dari persiapan hingga berakhirnya kegiatan.

Rahma juga mengungkapkan harapannya untuk peserta DJD kali ini.

"Harapan saya kedepannya semoga peserta DJD kali ini bisa berproses dengan baik karena inilah awal bervioletnya mereka", ungkap Rahma.

Ananda Pratiwi, salah satu peserta berpesan agar teman-temannya tetap semangat dan sabar dalam mengikuti proses.

"Untuk teman-teman tetap semangat mengikuti proses, tetap sabar karena kita masuk LPM Violet sama-sama, jadi kita juga harus membangun violet sama-sama", tutur Nanda.

Nanda juga berharap setelah mengikuti DJD ini semoga bisa bertahan melewati proses dan mampu menjadi penerus untuk membangun Violet kedepannya. (SS/WHY)

Kamis, 18 Oktober 2018

PEMBENTUKAN KOMISI PEMILIHAN UMUM MAHASISWA

Makassar, Violet- Pembentukan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM)  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar, oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MAPERWA) di Aula STIK TM, Kamis (18/10/2018).

Ketua MAPERWA, Andika Amu Mukin menyampaikan tugas dan tujuan dibentuknya KPUM ialah untuk mempersiapkan keperluan pemilihan dan pembentukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dimana segala keperluan pembentukan BEM  diambil alih oleh KPUM.

Diana Mirza sebagai Wakil Ketua III (WAKET III) berharap agar KPUM dapat bekerja dengan baik dalam pembentukan BEM dan menyerahkan sepenuhnya kepada KPUM.

"Harapan saya kedepan saya serahkan sepenuhnya kepada KPUM agar bisa bekerja dengan baik dalam pembentukan BEM, benar-benar tahu apa tugas dan fungsinya, saya hanya sebagai fasilitas dan pengawas". Tutur Dian.

Ketua KPUM terpilih, Kartini menyampaikan sepatah kata  mengenai pembentukan BEM.

"Pembentukan KPUM telah berjalan dengan lancar, namun untuk prosedur dan kegiatannya saya belum bisa berkomentar karena belum diadakan rapat, dan mengenai pembentukan BEM secepatnya akan kami laksanakan". Jelas mahasiswa semester 5 tersebut. (RT/NAS)

Selasa, 02 Oktober 2018

AKSI PEDULI UNTUK MASYARAKAT PALU DAN DONGGALA

Makassar, Violet- Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala. Sabtu, 29/09/2018.

Penggalangan dana yang dilakukan oleh mahasiswa STIK Tamalatea Makassar ini telah berlangsung selama dua hari di lampu merah Daya, yang dimulai pada Minggu, 30 September 2018. Yusran M.P. Pada, sebagai koordinator aksi mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh anggota yang ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana tersebut.

“Tujuan dari penggalangan dana ini adalah untuk mengajak masyarakat untuk bersedekah dan saling membantu bagi masyarakat yang tertimpa musibah gempa dan tsunami.” Ujar Yusran.

Selain aksi penggalangan dana, juga ada posko bantuan dari Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit 109 STIK Tamalatea Makassar. Komandan KSR PMI Unit 109 STIK Tamalatea Makassar menjelaskan terkait posko bantuan yang bertempat di sekret KSR PMI Unit 109 itu sendiri.

“Adapun yang disumbangkan itu berupa pakaian, makanan, beserta uang tunai dan selanjutnya akan diserahkan kepada para korban dan beberapa akan diterbangkan ke  Palu oleh relawan KSR PMI sekota Makassar.” Jelas Alan Dwi Kusuma. Selasa, 02/10/2018 (RH/RN/NA).

Minggu, 30 September 2018

GENERASI PENERUS RELAWAN KAMPUS UNGU

Makassar, Violet- Korps Sukarela (KSR) Unit 109 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar kembali mengadakan pelantikan pengurus baru yang ke- XVIII periode 2018-2019 dengan tema “Menjadikan musyawarah sebagai landasan persaudaraan menuju jiwa yang berkomitmen, loyalitas dan bertanggungjawab” di Aula STIK Tamalatea Makassar. sabtu (29/09/18).

Sulfiani, selaku ketua panitia menjelaskan, pengurus yang dilantik berjumlah 11 orang yang dihadiri oleh ketua Diklat Palang Merah Indonesia (PMI)  Kota Makassar, KSR UNHAS, KSR UNM, KSR UNIFA, KSR PNUP, KSR UIT, KSR YAPMA, KSR  Stikes Mega Rezky, KSR STMIK Dipanegara, KSR UNISMUH, KSR MARKAS Kota, SIBAT Kota Makassar, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LPM VIOLET, Himpunan Mahasiswa Epidemiologi (HIMALOGI), dan Himpunan Mahasiswa Promosi Kesehatan (HIMA PROMKES).

Komandan terpilih, Alan Dwi Kusuma berharap agar kepengurusan tahun ini mampu bersinergi dengan UKM/HMJ dikampus serta menempatkan diri pada prinsip kenetralan terhadap dinamika yang terjadi di lingkungan  internal kampus maupun masyarakat pada umumnya. Ia juga sangat bangga karena pelantikan ini mampu dirangkaikan dengan seminar.

"Kesan saya pada kegiatan ini sungguh luar biasa karena pelantikan mampu dirangkaikan dengan seminar dan menghadirkan tamu undangan dari PMI  serta hampir semua KSR perguruan tinggi hadir dan berjalan dengan baik.” Ungkap pria berambut kribo tersebut. Sabtu, 29/09/2018 (AN/RT).

Minggu, 16 September 2018

POMB STIK TM

Makassar, violet- Pekan Orientasi Mahasiswa Baru (POMB) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar yang dimulai pada 12-15 September 2018 telah berjalan dengan lancar.

Kegiatan POMB ini memberikan begitu banyak manfaat kepada mahasiswa baru STIK Tamalatea Makassar, terutama kepada pembentukan karakter.

Sitti Aulia mahasiswi baru asal Pasangkayu mengungkapkan pesan dan kesannya selama POMB.

"Disini saya dibentuk karakter menuju leader", jelasnya.

Salah satu peserta terunik juga mengungkapkan pesan dan kesannya.

"Selama menjadi peserta saya harus disiplin waktu karena saya orangnya paling suka buang-buang waktu, saya diajar untuk menghargai waktu dan bertutur kata yang baik kepada yang lebih tua dan mengajarkan saya untuk lebih menghargai senior", tutur Aril Alfian. Sabtu, 15/09/2018. (NAS/RS/SAY).

Minggu, 02 September 2018

Sarjana Terbaik STIK Tamalatea Makassar

Makassar-Violet, Mahasiswi dari program studi Kesehatan Lingkungan-Keselamatan Kerja berhasil menyelesaikan sarjananya di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar dengan predikat cum laude.

Gabriela Gitamega Pangalinan, yang akrab disapa Gabby ini merupakan wisudawati yang meraih predikat cum laude dengan IPK 3,88 dalam wisuda STIK Tamalatea Makassar periode ke XXIII. Rabu, (29/08).

Wanita asal Jayapura itu mengatakan, tak mudah lulus dengan menyandang predikat tersebut. Ia mengaku sempat beberapa kali merasa drop sampai menangis, baik itu dalam mengerjakan tugas maupun dalam penyusunan skripsi. Akan tetapi, ia meyakini dengan berusaha dan berdoa Tuhan akan membuka jalannya.

"Karena dengan landasan doa dan keyakinan tidak akan mengkhianati jerih payah saya", ungkapnya.

Selama berkuliah di STIK, Gabby tidak hanya fokus dengan kegiatan akademik saja, melainkan juga aktif dalam organisasi tanpa mengganggu kegiatan akademiknya.

"Saya imbangi tanggungjawab saya di organisasi tanpa mengesampingkan tugas kampus", ujarnya.

Mahasiswi yang bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kesehatan Lingkungan-Keselamatan Kerja (KL-KK) dan Persekutuan Mahasiswa Kristen Oikumene (PMKO) ini mengatakan, justru jika tidak berorganisasi mungkin ia tidak akan seperti sekarang. Dalam berorganisasi ia bisa belajar banyak dan menerapkannya di akademik.

"Dengan berorganisasi saya bertemu banyak orang cerdas yang saya minta berbagi pengalaman".

Gabby juga mengingatkan bahawa tujuan utama menjadi mahasiswa adalah berkuliah, sementara organisasi merupakan nilai tambah atau penunjang. Jumat, 31/08/2018 (WHY)