iklan tiec

 photo ec_zpsf0cetkly.gif

Jumat, 23 Oktober 2015

Aksi Donor Darah KSR PMI Unit 109 STIK Tamalatea



Makassar, Violet – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korp Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) unit 109 kembali menggelar kegiatan donor darah. Kamis (22/10). Dimulai pukul 09.00 – 12.00 Wita. Aksi sosial ini diadakan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalatea Makassar. Dan berhasil mengumpulkan 30 kantong darah dari 30 pendonor.         
Kemudian darah tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Makassar.
Kegiatan ini merupakan program kerja rutinitas sekaligus menjadi rangkaian harla KSR PMI unit 109. Tema yang diusung yaitu “Darahku bukti cinta untuk sesama". Kendala yang dihadapi saat mengadakan kegiatan ini hanya dalam persuratan saja.
Respon dari Mahasiswa (i), dosen maupun staf kampus sangat baik dan antusias. banyak yang bersedia donor darah tetapi tidak memenuhi syarat karena masing – masing punya kendala terutama di berat badan. Walaupun begitu masih ada yang bersedia mendonorkan darahnya dan rata – rata adalah pendonor perdana.
Hadir pula dari sentra BRI, dan beberapa UKM dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang turut mendonorkan darahnya. Menurut Wiwi Ardila selaku Komandan KSR PMI Unit 109 mengatakan, “Suatu kehormatan bagi saya yang suka rela khususnya donor darah, karena jujur sulit mencari satu pendonor.” Tuturnya.
Dikatakan Wiwi mendonorkan darah banyak sekali manfaat salah satunya adalah pembaharuan  sel – sel darah secara rutin dan kita jadi tahu bagaimana tekanan darah, kadar hemoglobin dan berat badan pada saat itu.
Andi Mahatir Muhammad salah satu mahasiswa jurusan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (PKIP) turut berpartisipasi dalam aksi sosial ini. Andi baru pertamakali donor darah dan menurutnya dengan diadakan donor darah di kampus sangat bagus dan mahasiswa juga cukup antusias untuk mendonor. Ia juga mengatakan “yah agak sedikit tegang tetapi  saat donor biasa – biasa saja, tidak ada rasa sakit sama sekali.” Kamis (22/10). (NH)


Senin, 05 Oktober 2015

Stadium General Akan Menjadi Kegiatan Tahunan

Makassar, Violet – Dalam mencapai visinya menciptakan generasi Kesehatan Masyarakat yang dapat bersaing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan  (STIK) Tamalatea Makassar, mengadakan Stadium General dengan tema “Pengembangan Kesehatan Masyarkat Dalam Menghadapi MEA 2015” pada hari sabtu 3 Oktober 2015. Acara tersebut diadakan di Aula STIK Tamalatea. Pembicara dalam acara tersebut yaitu Prof. Dr. H. Indar, SH., MPH, Dra. Nurbaeti Arifin, M.Kes, Andi Yusuf, S.K.M., M.Kes, dan Prof. Dr. H. Syafar, MS.
Stadium General baru pertama kali digelar tahun 2015 ini dan rencananya akan diadakan kembali dalam setiap tahun jelas Andi Yusuf sebagai Pembantu Ketua (Puket) III ketika ditemui oleh kru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Violet saat acara berakhir . “Acara ini merupakan salah satu rangkaian mata kuliah generik kompetensi  yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa” lanjut Andi Yusuf.
Selain mengenai pengembangan Kesmas untuk menghadapi MEA juga disajikan sebuah materi yang menjelaskan tentang salah satu mata kuliah yaitu generik kompetensi yang dimana setiap mahasiswa di wajibkan mengumpulkan sertifikat yang di dalamnya terdapat poin dari masing – masing sertifikat.
“Dengan diadakannya stadium general ini sangatlah bagus karena selain bisa menambah wawasan tentang MEA adapun materi tambahan yaitu tentang generik kompetensi sangatlah menarik karena saya bisa mengetahui berapa poin yang terdapat pada setiap jenis sertifikat dan Surat Keputusan (SK). Selain itu materi tambahan ini juga dapat menumbuhkan minat bagi para mahasiswa baru untuk bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)” ungkap Yalti Lakoan Pagewang salah satu mahasiswa semester lima jurusan Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja (KLKK).

Adapun tanggapan dari salah satu mahasiswa baru, Suryadi Azis, acaranya sangat bermanfaat bagi saya khususnya sebagai mahasiswa baru yang belum mengerti tentang apa itu MEA, bagaimana peranan Kesmas untuk MEA itu sendiri. Sabtu (3/10). (YS,IR,NH)

Kamis, 01 Oktober 2015

SUARA MINOR



Terdengar tangisan di pelosok negeri
Tersayat hati beribu pedih
Bergaung hidup yang mati suri
Hanya segilintik yang peduli, yang lain pergi berteduh sepi

Bersuara keras tak terdengar
Berdiam diri tertimpa malang, tertindis dan terdampar
Berharap ada cahaya mengangkat martabat
Mengeringkan luka yang lama tersayat

Bolehkan sesaat membuka mata
Melihat awan yang kian redup di tengah terangnya cahaya
Daripada terdiam tak bersuara
Hanya menatap sampai tak bernyawa

Siapa kami ? sampai teriakan pun terabai
Siapa kamu ? hingga menutup lubang telinga mu, berlalu
Kekuasaan menyelimuti hingga terbelenggu
Hingga lupa darimana asalmu

                                                                                                                    By : Bertho (LPM VIOLET)

ILMU TERENDAM ZAMAN



Mungkin aku hanyalah selembar tak bernyawa
Hingga aku diabaikan
Mungkin aku coretan tak berguna
Sampai aku dilupakan

Menunggu sadarmu aku harapkan
Mengubah arah, lawan kemalasan
Pergulatan zaman hingga aku tersisihkan
Hingga kesibukanmu buatku tertahan

Akulah jendela bagi duniamu
Jelajahi aku kujadikanmu tahu
Duniamu ada di dalam aku
Hingga sehelai rambutmu berharga bagimu

Terbawa arus fatamorgana
Membuatmu tiada terendam masa
Lihatlah aku sesaat saja
Agar berkelana di alam nyata

Akulah segudang ilmu
Biarkanmu bergelut hingga mengakar bahkan menjamur
Agar kelak jaya hidupmu
Sebab ilmuku telah kau tiru

                                                                                                By : Bertho (LPM VIOLET)